Labels:

Keuntungan dan Kekurangan Lampu LED Hemat Energi


Teknologi semakin maju dan berkembang, dahulu kita hanya memakai lampu biasa atau yang sering disebut 'Bohlam'/Lampu Pijar. Penerangan bohlam bisa dikatakan cukup terang, tp sangat jauh jika dibandingkan dengan teknologi yang ada sekarang apa lagi sejak diketemukannya lampu LED pada tahun 1993 oleh Nakamura (Jepang).

Berikut adalah Manfaat/Keuntungan dan Kerugian dari Lampu LED:

Apalagi sekarang hampir semua orang sudah menggunakan lampu LED
Manfaat Lampu LED Hemat Energi :
1. Hemat Energi. Pemakaian lampu LED hemat energi dapat menghemat 90% dari biaya tagihan listrik anda. Kebayangkan kalau kita mengganti semua lampu lama kita dengan Lampu LED. Hal yang membuat Lampu LED hemat adalah ukuran Wattnya yang semakin kecil tetapi daya terangnya jauuuuh lebih terang dibandingkan lampu pijar/bohlam.
2. Daya tahan yang lama. Dibanding dengan lampu pijar biasa yang rata-rata hanya tahan sampai 1000 jam pemakaian, lampu LED hemat energi bisa tahan 50.000 jam atau jika digunakan selama 10 jam/hari berarti lampu LED hemat energi dapat bertahan kurang lebih 15thn-20thn. Sehingga kita tidak perlu lagi sering-sering ganti lampu, selain mahal juga ribet kan klo harus bolak balik ganti lampu ;)
3. Cahaya lampu LED hemat energi tidak panas. Berbeda dengan lampu pijar/neon biasa yang cahayanya relatif panas dan membuat ruangan rumah menjadi panas/gerah, Cahaya Lampu LED hemat energi tidak akan membuat ruangan rumah menjadi panas
4. Cahaya lampu LED hemat energi tidak mengandung ultraviolet yang daat merusak mata dan kulit.
Memang sih, kerusakan akibat sinar UV tidak bisa dirasakan dalam waktu yang singkat. Tapi jika paparan sinar UV mengenai Anda setiap harinya, tentu lambat laun efeknya pun pasti terasa. 
5. Lampu LED hemat energi Ramah lingkungan. Selain bebas sinar UV, Lampu LED tidak mengandung mercury. Seperti yang kita tahu mercury dapat merusak lapisan ozon dan menggangu kesehatan.
Jika lampu pijar pecah maka kandungan mercury di dalamnya dapat terhirup oleh manusia dan dapat menggangu pernafasan dan kesehatan.

Well walaupun Lampu LED hemat energi banyak manfaatnya tetap saja lampu LED mempunyai kekurangan juga, salah satunya adalah berikut:

Kekurangan Lampu LED:
1. Harga lampu LED di pasaran terbilang relatif mahal. Harga Lampu LED bisa mencapai 2x lebih mahal dibanding dengan lampu pijar/lampu hemat energi biasa, karenanya masih banyak orang yang belum menggunakan lampu LED hemat energi.

Tapi sekarang tidak perlu khawatir karena ada lampu LED hemat energi KEIBU dengan harga terjangkau ;) Untuk Lampu LED hemat energi 15Watt anda hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 41.000
Dan untuk Lampu LED hemat energi 11 Watt cukup Rp 33.000
Cukup murah bukan 😄

Pemesasanan dapat dilakukan di:
Website:  ASSO
Instagram: @clara_ksw1309
Tokopedia Dumbadum


Menerima order satuan dan grosir.

#lampu #bohlam #lampuledmurah#lampuled #bohlamled #bohlamledmurah#keibu #grosir #grosiran #satuan

0 comments
Labels:

CK_Olshop - Anda butuh kami menyediakan

Hai, perkenalkan online shop baru yaitu @clara_ksw1309 (CK_Olshop). Online Shop @clara_ksw1309 ini menjual white musk dan black musk the body shop dengan harga murah meriah, dan juga paket body shop, semuanya dengan harga terjangkau dan murah loh!

Untuk kamu yang mau shopping online indonesia, kamu wajib mengunjungi website ASSO atau di IGnya @clara_ksw1309

Selain white musk gift paket murah dan black musk gift paket murah, @clara_ksw1309 menjual body mist body shop dan liquid metal dari the body shop matte liquid, the body shop frosted plum body scrub 250ml, the body shop frosted berries shower gel 250ml

selain the body shop murah, @clara_ksw1309 juga menjual berbagai tumbler murah anti pecah dan anti bocor yaitu tumber AKEMI dan Gennissy creative bottle water 550ml dan 430ml. tumbler murah karakter lucu anti panas 350ml.

Juga @clara_ksw1309 menjual lampu LED hemat energi 3U (11 Watt) dan 4U (15 Watt) Lampu LED harga murah hemat energi.

Juga jepit rambut JEDAI di tokopedia dengan nama tokonya dumbadum

oriflame tender care protecting balm

Kaporit Powder murah 60% Tjiwi 15kg / pail juga dijual di CK_Olshop @clara_ksw1309

Visit:
- Website ASSO
- IG @clara_ksw1309
- Tokopedia di dumbadum

0 comments
Labels:

KISAH NYATA : Perjuangan Gadis Kecil Yu Yuan dan Dana sebesar 540rb USD

Anak ini rela melepasakan pengobatannya, padahal sebelumnya dia telah memiliki dana pengobatan sebanyak 540.000 dolar yang didapat dari perkumpulan orang Chinese seluruh dunia. Dan membagi dana tersebut menjadi tujuh bagian, yang dibagikan kepada tujuh anak kecil yang juga sedang berjuang menghadapi kematian. Begitu lahir dia sudah tidak mengetahui siapa orang tua kandungnya. 
Dia hanya memiliki seorang papa yang mengadopsinya. Papanya berumur 30 tahun yang bertempat tinggal di provinsi She Cuan kecamatan Suang Liu, kota Sang Xin Zhen Yun Ya Chun Er Cu.
Karena miskin, maka selama ini ia tidak menemukan pasangan hidupnya. Kalau masih harus mengadopsi anak kecil ini, mungkin tidak ada lagi orang yang mau dilamar olehnya.
Pada tanggal 30 November 1996, tgl 20 bln 10 imlek, adalah saat dimana papanya menemukan anak kecil tersebut diatas hamparan rumput, disanalah papanya menemukan seorang bayi kecil yang sedang kedinginan. Pada saat menemukan anak ini, di dadanya terdapat selembar kartu kecil tertulis, 20 November jam 12.
Melihat anak kecil ini menangis dengan suara tangisannya sudah mulai melemah. Papanya berpikir kalau tidak ada orang yang memperhatikannya, maka kapan saja bayi ini bisa meninggal. Dengan berat hati papanya memeluk bayi tersebut, dengan menghela nafas dan berkata, "Saya makan apa, maka kamu juga ikut apa yang saya makan". Kemudian papanya memberikan dia nama Yu Yuan.
Ini adalah kisah seorang pemuda yang belum menikah yang membesarkan seorang anak, tidak ada ASI dan juga tidak mampu membeli susu bubuk, hanya mampu memberi makan bayi tersebut dengan air tajin (air beras). Maka dari kecil anak ini tumbuh menjadi lemah dan sakit-sakitan. Tetapi anak ini sangat penurut dan sangat patuh. 
Musim silih berganti, Yu Yuan pun tumbuh dan bertambah besar serta memiliki kepintaran yang luar biasa. Para tetangga sering memuji Yu Yuan sangat pintar, walaupun dari kecil sering sakit-sakitan dan mereka sangat menyukai Yu Yuan. Ditengah ketakutan dan kecemasan papanya, Yu Yuan pelan-pelan tumbuh dewasa.
Yu Yuan yang hidup dalam kesusahan memang luar biasa, mulai dari umur lima tahun, dia sudah membantu papanya mengerjakan pekerjaan rumah. Mencuci baju, memasak nasi dan memotong rumput. Setiap hal dia kerjakan dengan baik. Dia sadar dia berbeda dengan anak-anak lain.
Anak-anak lain memiliki sepasang orang tua, sedangkan dia hanya memiliki seorang papa. Keluarga ini hanya mengandalkan dia dan papa yang saling menopang. Dia harus menjadi seorang anak yang penurut dan tidak boleh membuat papa menjadi sedih dan marah.
Pada saat dia masuk sekolah dasar, dia sendiri sudah sangat mengerti, harus giat belajar dan menjadi juara di sekolah. Inilah yang bisa membuat papanya yang tidak berpendidikan menjadi bangga di desanya.
Dia tidak pernah mengecewakan papanya, dia pun bernyanyi untuk papanya. Setiap hal yang lucu yang terjadi di sekolahnya diceritakan kepada papanya. Kadang-kadang dia bisa nakal dengan mengeluarkan soal-soal yang susah untuk menguji papanya.
Setiap kali melihat senyuman papanya, dia merasa puas dan bahagia. Walaupun tidak seperti anak-anak lain yang memiliki mama, tetapi bisa hidup bahagia dengan papa, ia sudah sangat berbahagia.
Mulai dari bulan Mei 2005 Yu Yuan mulai mengalami mimisan. Pada suatu pagi saat Yu Yuan sedang mencuci muka, ia menyadari bahwa air cuci mukanya sudah penuh dengan darah yang ternyata berasal dari hidungnya.
Dengan berbagai cara tidak bisa menghentikan pendarahan tersebut. Sehingga papanya membawa Yu Yuan ke puskesmas desa untuk disuntik. Tetapi sayangnya dari bekas suntikan itu juga mengerluarkan darah dan tidak mau berhenti. Di pahanya mulai bermunculan bintik-bintik merah.
Dokter tersebut menyarankan papanya untuk membawa Yu Yuan ke rumah sakit untuk diperiksa. Begitu tiba di rumah sakit, Yu Yuan tidak mendapatkan nomor karena antrian sudah panjang. Yu Yuan hanya bisa duduk sendiri dikursi yang panjang untuk menutupi hidungnya.
Darah yang keluar dari hidungnya bagaikan air yang terus mengalir dan memerahi lantai. Karena papanya merasa tidak enak kemudian mengambil sebuah baskom kecil untuk menampung darah yang keluar dari hidung Yu Yuan. Tidak sampai sepuluh menit, baskom yang kecil tersebut sudah penuh berisi darah yang keluar dari hidung Yu Yuan.
Dokter yang melihat keadaaan ini cepat-cepat membawa Yu Yuan untuk diperiksa. Setelah diperiksa, dokter menyatakan bahwa Yu Yuan terkena Leukimia ganas. Pengobatan penyakit tersebut sangat mahal yang memerlukan biaya sebesar $300.000.
Papanya mulai cemas melihat anaknya yang terbaring lemah di ranjang. Papanya hanya memiliki satu niat yaitu menyelamatkan anaknya. Dengan berbagai cara meminjam uang kesanak saudara dan teman dan ternyata, uang yang terkumpul sangatlah sedikit.
Papanya akhirnya mengambil keputusan untuk menjual rumahnya yang merupakan harta satu-satunya. Tapi karena rumahnya terlalu kumuh, dalam waktu yang singkat tidak bisa menemukan seorang pembeli.
Melihat mata papanya yang sedih dan pipi yang kian hari kian kurus. Dalam hati Yu Yuan merasa sedih. Pada suatu hari Yu Yuan menarik tangan papanya, air mata pun mengalir dikala kata-kata yang belum sempat terlontar, "Papa saya ingin mati!"
Papanya dengan pandangan yang kaget melihat Yu Yuan, "Kamu baru berumur 8 tahun kenapa mau mati?"
"Saya adalah anak yang dipungut, semua orang berkata nyawa saya tak berharga, tidaklah cocok dengan penyakit ini, biarlah saya keluar dari rumah sakit ini."
Pada tanggal 18 juni, Yu Yuan mewakili papanya yang tidak mengenal huruf, menandatangani surat keterangan pelepasan perawatan. Anak yang berumur delapan tahun itu pun mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan pemakamannya sendiri.
Hari itu juga setelah pulang kerumah, Yu Yuan yang sejak kecil tidak pernah memiliki permintaan, hari itu meminta dua permohonan kepada papanya. Dia ingin memakai baju baru dan berfoto.
Yu Yuan berkata kepada papanya, "Setelah saya tidak ada, kalau papa merindukan saya lihatlah foto ini."
Hari kedua, papanya menyuruh bibi menemani Yu Yuan pergi ke kota dan membeli baju baru. Yu Yuan sendirilah yang memilih baju yang dibelinya.
Bibinya memilihkan satu rok yang berwarna putih dengan corak bintik-bintik merah. Begitu mencoba dan tidak rela melepaskannya. Kemudian mereka bertiga tiba di sebuah studio foto. Yu Yuan kemudian memakai baju barunya dengan pose secantik mungkin berjuang untuk tersenyum.
Bagaimanapun ia berusaha tersenyum, pada akhirnya juga tidak bisa menahan air matanya yang mengalir keluar. Kalau bukan karena seorang wartawan Chuan Yuan yang bekerja di surat kabar Cheng Du Wan Bao, Yu Yuan akan seperti selembar daun yang lepas dari pohon dan hilang ditiup angin.
Setelah mengetahui keadaan Yu Yuan dari rumah sakit, Chuan Yuan kemudian menuliskan sebuah laporan, menceritakan kisah Yu Yuan secara detail. Cerita tentang anak yang berumur 8 tahun mengatur pemakamakannya sendiri dan akhirnya menyebar keseluruh kota Rong Cheng.
Banyak orang-orang yang tergugah oleh seorang anak kecil yang sakit ini, dari ibu kota sampai satu negara bahkan sampai ke seluruh dunia. Mereka mengirim email ke seluruh dunia untuk menggalang dana bagi anak ini. Dunia yang damai ini menjadi suara panggilan yang sangat kuat bagi setiap orang.
Hanya dalam waktu sepuluh hari, dari perkumpulan orang Chinese di dunia saja telah mengumpulkan 560.000 dolar. Biaya operasi pun telah tercukupi. Titik kehidupan Yu Yuan sekali lagi dihidupkan oleh cinta kasih semua orang.
Setelah itu, pengumuman penggalangan dana dihentikan tetapi dana terus mengalir dari seluruh dunia. Dana pun telah tersedia dan para dokter sudah ada untuk mengobati Yu Yuan. Satu demi satu gerbang kesulitan pengobatan juga telah dilewati. Semua orang menunggu hari suksesnya Yu Yuan.
Ada seorang teman di email bahkan menulis: "Yu Yuan anakku yang tercinta, saya mengharapkan kesembuhanmu dan keluar dari rumah sakit. Saya mendoakanmu cepat kembali ke sekolah. Saya mendambakanmu bisa tumbuh besar dan sehat. Yu Yuan anakku tercinta."
Pada tanggal 21 Juni, Yu Yuan yang telah melepaskan pengobatan dan menunggu kematian akhirnya dibawa kembali ke ibu kota. Dana yang sudah terkumpul, membuat jiwa yang lemah ini memiliki harapan dan alasan untuk terus bertahan hidup.
Yu Yuan akhirnya menerima pengobatan dan dia sangat menderita di dalam sebuah pintu kaca tempat dia berobat. Yu Yuan kemudian berbaring diranjang untuk diinfus.
Ketegaran anak kecil ini membuat semua orang kagum padanya. Dokter yang menangani dia, Shii Min berkata, dalam perjalanan proses terapi akan mendatangkan mual yang sangat hebat. Pada permulaan terapi Yu Yuan sering sekali muntah. Tetapi Yu Yuan tidak pernah mengeluh.
Pada saat pertamakali melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang, jarum suntik ditusukkan dari depan dadanya, tetapi Yu Yuan tidak menangis dan juga tidak berteriak, bahkan tidak meneteskan air mata.
Yu Yuan yang dari lahir sampai maut menjemput tidak pernah mendapat kasih sayang seorang ibu. Pada saat dokter Shii Min menawarkan Yu Yuan untuk menjadi anak perermpuannya. Air mata Yu Yuan pun mengalir tak terbendung.
Hari kedua saat dokter Shii Min datang, Yu Yuan dengan malu-malu memanggil dengan sebutan Shii Mama. Pertama kalinya mendengar suara itu, Shii Min kaget, dan kemudian dengan tersenyum dan menjawab, "Anak yang baik."
Semua orang mendambakan sebuah keajaiban dan menunggu momen dimana Yu Yuan hidup dan sembuh kembali. Banyak masyarakat datang untuk menjenguk Yu Yuan dan banyak orang menanyakan kabar Yu Yuan dari email. Selama dua bulan Yu Yuan melakukan terapi dan telah berjuang menerobos sembilan pintu maut.
Pernah mengalami pendarahan di pencernaan dan selalu selamat dari bencana. Sampai akhirnya darah putih dari tubuh Yu Yuan sudah bisa terkontrol. Semua orangpun menunggu kabar baik dari kesembuhan Yu Yuan.
Tetapi efek samping yang dikeluarkan oleh obat-obat terapi sangatlah menakutkan, apalagi dibandingkan dengan anak-anak leukemia yang lain. Fisik Yu Yuan jauh sangat lemah. Setelah melewati operasi tersebut fisik Yu Yuan semakin lemah.
Pada tanggal 20 agustus, Yu Yuan bertanya kepada wartawan Fu Yuan, "Bibi kenapa mereka mau menyumbang dana untuk saya?" Tanya Yu Yuan kepada wartawan tersebut.
Wartawan tersebut menjawab, "Karena mereka semua adalah orang yang baik hati." Yu Yuan kemudian berkata, "Bibi saya juga mau menjadi orang yang baik hati." Wartawan itupun menjawab, "Kamu memang orang yang baik. Orang baik harus saling membantu agar bisa berubah menjadi semakin baik."
Yu Yuan dari bawah bantal tidurnya mengambil sebuah buku, dan diberikan kepada ke Fu Yuan. "Bibi ini adalah surat wasiat saya."
Fu yuan kaget sekali membuka dan melihat surat tersebut ternyata Yu Yuan telah mengatur tentang pengaturan pemakamannya sendiri. Ini adalah seorang anak yang berumur delapan tahun yang sedang menghadapi sebuah kematian dan di atas ranjang menulis tiga halaman surat wasiat dan dibagi menjadi enam bagian, dengan pembukaan, Bibi Fu Yuan, dan diakhiri dengan selamat tinggal Bibi Fu Yuan.
Dalam surat itu nama Fu Yuan muncul tujuh kali dan masih ada sembilan sebutan singkat Bibi wartawan. Dibelakang ada enam belas sebutan dan ini adalah kata setelah Yu Yuan meninggal.
"Tolong . . . "
Dan dia juga ingin menyatakan terima kasih serta selamat tinggal kepada orang-orang yang selama ini telah memperhatikan dia lewat surat kabar.
"Sampai jumpa bibi, kita berjumpa lagi dalam mimpi. Tolong jaga papa saya. Dan sedikit dari dana pengobatan ini bisa dibagikan kepada sekolah saya. Dan katakan ini juga kepada pemimpin palang merah.
"Setelah saya meninggal, biaya pengobatan itu dibagikan kepada orang-orang yang sakit seperti saya. Biar mereka lekas sembuh." Surat wasiat ini membuat Fu Yuan tidak bisa menahan tangis yang membasahi pipinya.
"Saya pernah datang, saya sangat patuh," demikianlah kata-kata yang keluar dari bibir Yu Yuan.
Pada tanggal 22 agustus, karena pendarahan di pencernaan hampir satu bulan, Yu Yuan tidak bisa makan dan hanya bisa mengandalkan infus untuk bertahan hidup. Mula-mulanya berusaha mencuri makan, Yu Yuan mengambil mie instant dan memakannya. Hal ini membuat pendarahan dipencernaan Yu Yuan semakin parah.
Dokter dan perawat pun secepatnya memberikan pertolongan darurat dan memberi infus dan transfer darah setelah melihat pendarahan Yu Yuan yang sangat hebat. Dokter dan para perawat pun ikut menangis.
Semua orang ingin membantu meringankan pederitaannya. Tetapi tetap tidak bisa membantunya. Yu Yuan yang telah menderita karena penyakit tersebut akhirnya meninggal dengan tenang. Semua orang tidak bisa menerima kenyataan ini melihat malaikat kecil yang cantik yang suci bagaikan air, sungguh telah pergi kedunia lain.
Di kecamatan She Chuan, sebuah email pun dipenuhi tangisan menghantar kepergian Yu Yuan. Banyak yang mengirimkan ucapan turut berduka cita dengan karangan bunga yang ditumupuk "setinggi gunung".
Ada seorang pemuda berkata dengan pelan, "Anak kecil, kamu sebenarnya adalah malaikat kecil diatas langit, kepakkanlah kedua sayapmu. Terbanglah . . ."
Pada tanggal 26 Agustus, pemakaman Yu Yuan dilaksanakan saat hujan gerimis. Di depan rumah duka, banyak orang-orang berdiri dan menangis mengantar kepergian Yu Yuan. Mereka adalah papa mama Yu Yuan yang tidak dikenal oleh Yu Yuan semasa hidupnya.
Demi Yu Yuan yang menderita karena leukemia dan melepaskan pengobatan demi orang lain, maka datanglah papa mama dari berbagai daerah yang diam-diam mengantarkan kepergian Yu Yuan.
Di depan kuburannya terdapat selembar foto Yu Yuan yang sedang tertawa. Di atas batu nisannya tertulis, "Aku pernah datang dan aku sangat patuh (30 nov 1996 - 22 agus 2005)".
Dan dibelakangnya terukir perjalanan singkat riwayat hidup Yu Yuan. Dua kalimat terakhir adalah disaat dia masih hidup telah menerima kehangatan dari dunia. "Beristirahatlah gadis kecilku, nirwana akan menjadi lebih ceria dengan adanya dirimu."
Sesuai pesan dari Yu Yuan, sisa dana 540.000 dolar tersebut disumbangkan kepada anak-anak penderita luekimia lainnya. Tujuh anak yang menerima bantuan dana Yu Yuan itu adalah Shii Li, Huang Zhi Qiang, Liu Ling Lu, Zhang Yu Jie, Gao Jian, Wang Jie.
Tujuh anak kecil yang menderita ini semua berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka adalah anak-anak miskin yang berjuang melawan kematian.
Pada tanggal 24 September, anak pertama yang menerima bantuan dari Yu Yuan di rumah sakit Hua Xi berhasil melakukan operasi. Senyuman yang mengambang pun terlukis diraut wajah anak tersebut.
"Saya telah menerima bantuan dari kehidupan Anda, terima kasih adik Yu Yuan kamu pasti sedang melihat kami di atas sana. Jangan risau, kelak di batu nisan, kami juga akan mengukirnya dengan kata-kata, Aku pernah datang dan aku sangat patuh."
Seorang anak kecil yang berjuang bertahan hidup dan akhirnya harus menghadapi kematian akibat sakit yang dideritanya. Dengan kepolosan dan ketulusan serta baktinya kepada orang tuanya, akhirnya mendapatkan respon yang luar biasa dari masyarakat Dunia.
Walaupun hidup serba kekurangan, dia bisa memberikan kasihnya terhadap sesama. Inilah contoh yang seharusnya kita pun mampu melakukan hal yang sama, berbuat sesuatu yang bermakna bagi sesama, memberikan sedikit kehangatan dan perhatian kepada orang yang membutuhkan.
Semoga kisah ini menginspirasi Anda. Silahkan LIKE dan SHARE ke teman kita ya..

0 comments
Labels:

AXIS BUZZ LOCK SCREEN

Halo halo.... Good news for you the AXIS's subscribers... :)
Kabar gembira bagi kamu-kamu para pengguna kartu AXIS dan Android ;) karena kini telah hadir bagi kamu suatu aplikasi baru yang kuereeennn uabissssss deh pokoknya :d hahahah *promosi*

mau tau???? yups... nama aplikasinya adalah AXIS BUZZ, aplikasi dari LockScreen.
aplikasi sangat interatif dan informatif, gimana tidak, krn isinya merupakan berita-berita terkini yang lg hot-hotnya (bagi kamu2 yang suka gosip cocok banget dah ini aplikasi ;) hehehhehe)

Trus juga bagi kamu2 yang pengen tahu pelem2 apa aja yang akan diputer juga bisa langsung lihat informasinya di AXIS BUZZ ;) *keren kan* ;)) hehehehe

Selain itu juga kalau lagi macet2an di jalan, bisa ngeyoutube :) lalu kalian juga bisa ganti theme androidmu dengan poto-potomu *bernarsis ria* :p

keren kan??? eits.... tp tidak hanya smp disitu loh.... ada lagi keuntungan kalau kamu download sekarang..... karena kamu akan mendapatkan penawaran spesial dari KFC!!!!
penawaran spesial apa itu? tidak lain dan tidak bukan adalah MAKAN GRATIS DI KFC!!! ('ORIGINAL PORRIDGE' atau 'HAZELNUT COFFEE')

Muateps ga tuh ;)

Caranya???
gampang... dengan menunjukan promo original porridge atau Hazelnut Coffee yang tampil di layar AXIS BUZZ kamu doank ;) **Berlaku di Jabodetabek area saja**

Untuk informasi jelasnya silakan kunjungi website nya langsung aja Klik disini

dan jangan lupa download aplikasinya di google play!!

0 comments
Labels:

Belinda oh Belinda


 

 Hello.... epribadi..... well dah lama juga y gw g update blog gw :d
karena kesibukan yg sekarang gw jalani, jadinya baru sempet update lagi *speak* :p
tp bener loh gw akhir2 ini emang lagi byk kerjaan :) (*who's care y!!*)

well any how... gw pengen curhat sedikit (ngluarin uneg2 gw aja sih sebenernya :D heheh. 

dari gambar di samping pasti udah pada tahulah gw mau curhat apaan dan tentang siapa? :p that's right it's about Belinda. dia adalah idola gw wkt kecil. Yups.. tentu saja di pelem Amigos X Siempre.
gw ngefans banget sama dia dan pasangan mainnya yg jadi Pedro :p hueuuehehhehe

but unfortunately, Belinda skr menurut gw udah jadi "nakal" mungkin krn video klip video klipnya menampilkan sesuatu yang menurut gw terlalu mengumbar... well mungkin krn dia tinggal di mexico jadi itu mungkin ga jadi masalah. tp gw kangen sama Belinda (Anna) yg di Amigos X Siempre... T_T
disitu dia polos dan lugu, walaupun mukanya Belinda memang agak2 jutek sih klo menurut gw :p ehhehehe tp tetep aja gw suka... abis dia cute di situ :D hehehhe

nah ngomong2 soal muka, gw juga jadi kurang simpatik lagi sama dia krn dia melakukan oplas alias oprasi plastik. dari beberap sumber yg gw baca2 di internet, Belinda oplas hidung krn alesannya dia susah napas.
hmmm yah okelah klo memang bener krn ini menyangkut kesehatan. tp yg gw baca lagi, Belinda oplas ga hanya 1 kali, tp 2 atau lebih gtu. (sori gw lupa linknya, tp coba googling aja :p)
dan klo skr gw amat2in mukanya Belinda tuh ga spt dulu.
waktu awal2 dia beranjak remaja, mukanya ga terlalu beda jauh dengan muka dia waktu jadi Anna dan Mariana Silvana (gw juga kangen nih ama pelem ini, tp sayang peranny Belinda di ganti sama Daniela Lujan. makanya smp skr gw ga suka Daniela Lujan krn dia gantiin peranny aktris kesayangan gw :p heheh *msh bocah bgt y gw :p*)
back ke masalah td, cb aja perhatiin wajahnya di link yg gw kasih ini. mukanya Belinda disitu terlihat tua dan menurut gw sih masih lebih cakep dia tanpa oplas y. krn memang aslinya Belinda itu cakep dan cute menurut gw. tp krn di oplas malah jadi jelek (menurut gw..) dan juga kekurusan.... mungkin krn itu dia jadi terlihat tua :D hehehhe

well tp utk suara, gw akui dia suaranya bagus :-bd...
dan gw seneng dia ngalahin Daniela Lujan dalam hal bermusik :)) huahahhahahahahhaha

maap y fans2nya Daniela Lujan...gw ga bermaksud jelek2in idola kalian, utk muka memang Daniela lumayan... dia manis dan terlihat kalem dan lugu. mukanya juga muka anak baik2 sih. tp utk suara, masih kalah sama Belinda. bisa di dengar di sountracknya Marian dan Silvana. Bandingin aja ketika Belinda yang menyanyikanny dengan ketika Daniela yg nyanyiin. BUEDAAAA BUANGET!!!! 
kerenan Belinda kemana2 :D bisa jadi krn gw dari awal denger lagu itu Belinda yg nyanyiin.
tp klo menurut gw sih Daniela di film Mariana dan Silvana memang ga cocok krn mukanya dia yang udah ketuaan utk memerankan Mariana dan Silvana. pdhal umurnya sama loh dng Belinda, tp masih imut2 Belinda.
Daniela terlalu dewasa di pelem itu, mknya gw kurang suka, dia yg gantiin Belinda. T_T mknya gw jadi males nonton lagi pas tau Belinda udha ga main di situ lagi T_T

kok gw ngelantur ke Mariana dan Silvana y?*_*
udah ah... kyknya udahan dulu deh, dari pada gw ngelantur ga jelas nantinya :p hehehehhe

well silakan simak linknya y ;)


Youtube

Youtube 2 

0 comments
 
Berbagi Cerita © 2012 | Designed by Canvas Art, in collaboration with Business Listings , Radio stations and Corporate Office Headquarters